Selama Bulan Dzulhijah, Calon Pengantin Gratis Tes Swab Antigen

Terkini.id, Blora– Pemerintah Kabupaten Blora menyediakan tes swab antigen gratis bagi para pelajar ataupun santri yang akan kembali ke sekolah maupun pondok pesantren. Layanan yang sama diberikan kepada para calon pengantin.

Terobosan ini dipaparkan Bupati Blora H Arief Rohman, Selasa 13 Juli 2021.

Arief Rohman menjelaskan, para pelajar atau santri harus menunjukkan kartu pelajar atau surat dari sekolah atau surat daru pondok pesantren untuk bisa memperoleh layanan gratis swab antigen.

Baca Juga: Ganjar Ajak ASN Banyak-banyak Jajan

“Pelaksanaan swab antigen gratis bagi calon pengantin dan pelajar dibuka di seluruh puskesmas se Kabupaten Blora pada saat jam kerja. Rapid antigen berlaku 1×24 jam,” kata Arief Rohman dikutip dari  blorakab.go.id.

Arief Rohman menambahkan, layanan swab antigen gratis merupakan respons atas meningkatnya permintaan izin pernikahan di tengah pelaksanaan PPKM Darurat Jawa Bali. Menurutnya, pada bulan besar atau bulan Dzulhijah, banyak warga Blora yang akan melaksanakan pernikahan. Situasi ini menjadi dilematis di dalam masa PPKM Darurat. 

Baca Juga: Bupati Apresiasi Dana Desa Jepang Disalurkan untuk BLT

“Kebijakan PPKM Darurat masih diberlakukan sehingga kami hanya mengizinkan akad nikah saja dan salah satu syaratnya, calon pengantin harus swab antigen untuk dinyatakan bebas Covid-19,” kata Arief Rohman.

Maka dari itu, Dinas Kesehatan dan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Blora yang membawahi KUA menginisiasi pemberian swab antigen gratis.
“Swab antigen gratis ini kita tujukan kepada lima orang, yakni dua calon pengantin, satu wali nikah, dan dua orang saksi,” ungkapnya.

Sehingga dalam pelaksanaan akad nikahnya relatif aman dan sehat. “Rapid antigen berlaku 1×24 jam,” ujar Arief Rohman. Para pemohon layanan ini harus melengkapi persyaratan di antaranya fotokopi KTP.

Baca Juga: Jokowi Minta Patuhi PPKM Darurat Demi Keselamatan Bersama

Tes swab antigen bagi para calon pengantin dilakukan satu hari sebelum akad nikah. Jika akad nikahnya hari Senin maka tes swab antigen bisa dilakukan Senin pagi. 

Kepala Kantor Kemenag Blora, H Suhadi menyambut baik layanan swab antigen gratis bagi calon pengantin. “Kami mengucapkan terima kasih kepada Pak Bupati dan segenap jajarannya. Kami ingin tetap memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan kesehatan yang terjamin. Kami dari KUA juga tetap mengutamakan protokol kesehatan, wajib memakai masker dan sarung tangan,” ujar Suhadi. 

Untuk acara resepsi atau pesta pernikahan, Pemkab Blora minta agar pelaksanaannya ditunda sampai kondisi membaik.

Pelaksanaan PPKM Darurat di wilayah Blora membuat sejumlah pedagang kaki lima (PKL) tak bisa mencari nafkah. Menyikapi kondisi ini, Dandim dan Kapolres Blora Letkol Andy Soelistyo Kurniawan Putro dan 
AKBP Wiraga Dimas Tama membagikan bantuan sosial kepada sejumlah anggota Paguyuban PKL Taman Seribu Lampu, Kecamatan Cepu, Blora, Selasa 13 Juli 2021.

Dalam kegiatan tersebut, Kapolres dan Dandim berjalan kaki memasuki lorong kampung di wilayah Kelurahan Balun Kandang Doro untuk secara simbolik menyerahkan bantuan kepada lima anggota Paguyuban PKL Taman Seribu Lampu. 

Wiraga Dimas Tama menyatakan, selama PPKM darurat, Polres bersama Kodim dan Pemkab Blora telah melakukan berbagai kegiatan untuk menekan penyebaran Covid-19. “Kegiatan penyekatan dan pengurangan mobilitas warga serta bakti sosial dan juga percepatan vaksinasi terus kami lakukan,” katanya.

Selain itu, Polres Blora menyiapkan 600 paket bantuan yang dibagikan secara bertahap selama pemberlakuan PPKM darurat.

Dandim 0721/Blora Letkol Andy Soelistyo Kurniawan Putro menyatakan bahwa selama PPKM darurat, kondisi Blora relatif aman dan kondusif. “Sampai saat ini tidak ada konflik atau kejadian menonjol. Situasi aman dan kondusif, setiap hari petugas gabungan memantau lokasi keramaian warga dan Forkopimda memberi support. Alhamdulilah dari zona merah saat ini Blora masuk zona orange,” katanya. (erh)

Bagikan