Petinggi Diminta Melarang Semua Jenis Panggung Hiburan Selama Bulan Juni

Terkini.id, Jepara – Pemkab Jepara, Jateng, meminta warga bertahan di rumah selama dua hari, mulai Sabtu 12 Juni 2021 hingga Minggu 13 Juni 2021. Seruan ini dikeluarkan untuk menekan angka kasus Covid-19 di Kota Ukir. 

Pamflet seruan agar warga di rumah saja, antara lain diunggah di akun akun Twitter Pemkab Jepara. “Jangan lengah, Covid-19 belum sirna. Dua hari di rumah saja, 12-13 Juni 2021,” bunyi seruan tersebut.

Selain meminta warga bertahan di rumah, Pemkab Jepara juga melarang warga menggelar panggung hiburan. Pasalnya, acara-acara semacam itu akan menimbulkan kerumunan yang berarti mempertajam risiko penularan Covid-19.

Baca Juga: Gubernur Beri Ganjaran kepada Pengunjung Pasar yang Pakai Masker

Surat kesepakatan bersama yang antara lain ditandatangani Bupati dan Ketua DPRD Kabupaten Jepara, warga dilarang menggelar pentas hiburan selama Jepara berstatus merah pandemi Covid-19.

Bagian terakhir surat itu menyatakan, para petinggi diminta untuk melarang panggung hiburan pada acara hajatan dan acara-acara lain belama bulan Juni. 

Baca Juga: Water Cannon Dikerahkan di Sekitar Masjid Agung Demak

Sebagai informasi, warga di desa-desa di Kabupetan Jepara menggunakan istilah petinggi adalah menyebut kepala desa. 

Presiden Joko Widodo meminta seluruh pihak di Jawa Tengah berhati-hati terhadap penularan virus Corona.
Hal itu disampaikan Presiden saat memberikan arahan kepada kepala daerah dan forkopimda se-Jawa Tengah secara virtual, Jumat 11 Juni 2021. 

Mengutip data pada 9 Juni 2021, Presiden menyatakan ada lima daerah di Jateng yang mencatatkan kasus Covid-19 tertinggi. Kelima daerah itu Kudus 2.973 kasus, Jepara 1.277 kasus, Kota Semarang 1.061 kasus, Banyumas 902 kasus, dan Tegal 765 kasus.

Baca Juga: Dinkes Ungkap Peningkatan Kasus dan Imbau Warga Patuh Protokol Kesehatan

“Lima ini yang kasus aktifnya tinggi, hati-hati juga daerah-daerah yang sudah merah,” ujarnya dikutip dari jatengprov.go.id.

Jokowi menyatakan, pemeritah tidak ingin kasus aktif Covid-19 kembali meningkat. Terlebih, beberapa waktu belakangan sudah berhasil ditekan. Selain itu, Presiden juga menyoroti terjadinya penurunan angka kesembuhan. Utamanya di Kudus sebesar 56,6 persen, dan Jepara 79 persen.

“Coba cek betul RSUD-nya, bisa kejadian obatnya terlambat, dicek betul,” kata Jokowi.

Kepada semua daerah, Jokowi mewanti-wanti ketersediaan tempat tidur RS untuk pasien Covid-19. Pemerintah daerah juga diminta terus menggencarkan program vaksinasi bagi kelompok lansia.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Jepara H Dian Kristiandi menyatakan pembak telah menyiapkan tempat isolasi terpusat untuk pasien Covid-19. Salah satunya adalah Balai Latihan Kerja Pecangaan.

Terkait percepatan vaksinasi, bupati menyampaikan, beberapa puskesmas terus berkolaborasi dengan aparat desa untuk menyasar penerima bantuan program keluarga harapan.

Bagikan