Bupati Tegaskan Segala Ikhtiar Dilakukan untuk Tekan Kasus Covid-19

Terkini.id, Kudus – Pemkab Kudus, Jawa Tengah terus melakukan ikhtiar untuk menekan angka kasus Covid-19 di Kota Kretek. Salah satu upaya yang dilakukan adalah menggelar program vaksinasi bagi warga lanjut usia. 

Hal ini dipaparkan oleh Bupati Kudus, HM Hartopo, saat membuka vaksinasi karyawan usia 50 tahun ke di Pura Terban, Sabtu 12 Juni 2021.

Pada kesempatan itu, Hartopo mengucapkan terima kasih kepada semua pihak, terutama Ikatan Alumni SMA Taruna Nusantara (Ikastara) atas terselenggaranya kegiatan vaksinasi tersebut. 

Baca Juga: Bupati Apresiasi Dana Desa Jepang Disalurkan untuk BLT

“Kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, sektor swasta, dan organisasi dapat mendorong kasus Covid-19 segera melandai,” kata Hartopo.

Kegiatan lain yang dilaukan Pemkab Kudus untuk menekan angka kasus Covid-19 adalah melakukan penyemprotan disinfektan dan edukasi tentang protokol kesehatan.

Baca Juga: Pemprov Jateng Dukung Penutupan Tempat Wisata Religi Imbas Kemunculan Virus...

Untuk penyemprotan disinfektan, Pemkab Kudus menggandeng personel pemadam kebakaran PT Pura dan Polres Kudus. Mereka petugas tersebut menyisir sejumlah tempat seperti Alun-Alun Simpang 7, sejumlah titik di Kecamatan Jati, GOR Wergu, dan Pasar Kliwon, Sabtu siang.

Menurut data per 11 Juni, pasien ada 514 pasien Covid-19 dari Kudus yang dirawat di Asrama Haji Donohudan, Solo. Dari jumlah itu, tiga pasien dirujuk ke rumah dan dua orang dinyatakan telah negatif sehingga diizinkan pulang.

Hartopo menyatakan, pada Kamis 10 Juni 2021, kasus Covid-19 di Kudus menunjukkan tren melandai.

Baca Juga: Ganjar Minta Kecepatan Layanan Rumah Sakit Ditingkatkan

Sebelumnya Hartopo menjelaskan, kasus Covid-19 di Kudus sempat naik karena sikap abai masyarakat yang sudah divaksin Covid-19. Padahal, tak ada jaminan 100 persen bahwa orang yang sudah divaksin akan bebas dari Covid-19. 

Faktor lain kenaikkan kasus Covid-19 di Kudus adalah tradisi silaturahmi tatap muka setelah Lebaran. Hartopo menyesalkan, warga Kudus ada yang tidak disiplin menerapkan protokol kesehatan pada saat silaturahmi.

Pada Kamis 10 Juni 2021, Bupati Kudus HM Hartopo menggelar mujahadah istighotsah kubro di pendapa kantor bupati. Dalam kegiatan bertajuk Kudus Bermunajat tersebut, Hartopo mengajak masyarakat memanjatkan agar kasus Covid-19 di Kabupaten Kudus segera mereda.

Beberapa ulama terkemuka Kabupaten Kudus berpartisipasi dalam mujahadah istighotsah kubro. Di antaranya, KH Ulil Albab Arwani, KH Maksum AK, KH Hasan Fauzi, KH Arifin Fanani, KH Abdul Manan, KH A Arwan, KH Zaenal Afroni, KH Nasrul Ulum, dan KH Amin Yasin.

Hartopo menyatakan, segala ikhtiar penanggulangan dan pencegahan penyebaran Covid-19 sudah dan akan terus dilakukan. Di antaranya memperingatkan masyarakat untuk patuh dalam menerapkan protokol kesehatan. Upaya Testing, tracing, dan treatment pun telah dilaksanakan sebaik-baiknya. Begitu pun dengan pemaksimalan Jogo Tonggo dan pemberlakuan PPKM mikro terus dilaksanakan untuk memutus mata rantai Covid-19.

Untuk mengiringi perjuangan tersebut, Hartopo mengajak masyarakat untuk bermunajat demi keselamatan dan kesehatan warga Kudus. “Kita sedang dalam masa keprihatinan di tengah pandemi Covid-19. Karena semua ini datangnya atas izin Allah, maka kita sebagai hambanya hanya berharap ridho dari Allah SWT. Semoga kita semua diberikan keselamatan dan kesehatan serta dihindarkan dari Covid-19 ini,” kata Hartopo dikutip dari jatengprov.go.id

Pada kesempatan itu, Hartopo mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah bersama berjuang melawan wabah Covid-19, mulai dari ulama, tenaga kesehatan, unsur TNI/Polri, dan komponen lainya.

“Semoga dengan segala bentuk ikhtiar kita ini mendapat pertolongan Allah, sehingga kita diberikan kekuatan dan ketabahan untuk melewati dan bisa keluar dari pandemi Covid-19 ini,” katanya. (ehr)

Bagikan