Dinkes Ungkap Peningkatan Kasus dan Imbau Warga Patuh Protokol Kesehatan

Terkini.id, Kudus – Dinas Kesehatan Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, memperingatkan masyarakat untuk mewaspadai peningkatan penyebaran Covid-19 di wilayah tersebut. Masyarakat juga diimbau tak putus menerapkan protokol kesehatan.

Sampai pekan pertama Juni 2021 penambahan kasus Covid-19 di Kabupaten Klaten menunjukkan peningkatan cukup serius. Penambahan kasus ini menjadi yang tertinggi setelah Lebaran. Hal ini dipaparkan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Klaten Cahyono Widodo, Sabtu 5 Juni 2021.

Cahyono menjelaskan, penambahan tertinggi terjadi di dua kecamatan yakni Manisrenggo dan Kebonarum masing-masing 26 kasus dan 11 kasus. “Penambahan 107 pasien terkonfirmasi Covid-19 dan empat pasien meninggal dunia,” kata Cahyono Widodo dalam keterangan tertulis.

Baca Juga: Petinggi Diminta Melarang Semua Jenis Panggung Hiburan Selama Bulan Juni

Disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan, menurut Cahyono, adalah hal yang utama untuk menekan penyebaran Covid. “Tegakkan lagi protokol kesehatan, jangan bosan. Memakai masker dengan baik, menjaga jarak, menghindari kerumunan, mengurangi mobilitas serta mencuci tangan dengan sabun di air mengalir adalah cara ampuh melindungi diri dan keluarga dari penularan Covid-19,” tuturnya.

Selain dari Kecamatan Manisrenggo dan Kebonarum, penambahan kasus Covid-19 juga berasal dari 18 kecamatan lain antara lain Cawas 10 kasus, Trucuk 9 kasus, Gantiwarno 7 kasus, serta Klaten Tengah dan Ceper masing-masing 6 kasus. 

Baca Juga: Water Cannon Dikerahkan di Sekitar Masjid Agung Demak

Penambahan juga tercatat berasal dari wilayah Kecamatan Klaten Selatan, Wonosari, dan Kalikotes masing-masing lima kasus. Sedangkan dari Kecamatan Klaten Utara empat kasus, Kecamatan Tulung tiga kasus.

Dilaporkan juga, penambahan berasal dari Kecamatan Bayat, Jogonalan, dan Karangnongko masing-masing dua kasus. Sedangkan satu kasus terjadi di Kecamatan Juwiring, Karanganom, Jatinom, dan Karangdowo

“Dengan demikian, jumlah kumulatif Covid-19 di Kabupaten Klaten menjadi 9.157 kasus. Dari jumlah tersebut 450 orang menjalani perawatan/isolasi mandiri, 8.107 orang sembuh, dan 600 orang meninggal dunia,” papar Cahyono.

Baca Juga: Polres Jepara Ajak Warga Patuh Protokol Kesehatan

Adapun pasien yang telah dinyatakan sembuh ada 87 orang. Rinciannya di Kecamatan Klaten Utara 33 kasus, Ceper 16 kasus, Klaten Selatan 12 kasus, dan Prambanan 9 kasus. Pasien sembuh di Kecamatan Jatinom dan Kebonarum masing-masing empat kasus. 

Sementara di Kecamatan Klaten Tengah dan Ngawen masing-masing dua kasus, sedangkan di Kecamatan Bayat, Delanggu, Karanganom, Tulung, serta Kecamatan Wedi masing-masing satu kasus. 

Pasien yang dinyatakan sembuh hari seluruhnya telah menjalani perawatan di rumah sakit dan isolasi mandiri di bawah pengawasan tim medis. (erh)

Bagikan