Dyandra Tangani Pengembangan Kampoeng Kopi Banaran

 

Terkini.id, Kudus – Kawasan Kampoeng Kopi Banaran di Bawen, Kabupaten Semarang, akan dikembangkan oleh PT Dyandra Promosindo, anak usaha PT Dyandra Media International, Tbk (Dyandra). Pengembangan taman agrowisata seluas 40 hektar tersebut selaras bisnis Dyandra yang membidik industri tourism leisure.

Rencana pengembangan Kampoeng Kopi Banaran ini tertuang dalam press release tentang Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan dan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Dyandra Media International, Tbk.

Kampoeng Kopi Banaran yang berada di dekat Jalan Tol Semarang-Solo merupakan bagian dari lahan milik PT Perkebunan Nusantara (PTPN) IX. Di lokasi tersebut ada tiga restoran yakni Banaran Sky View,  Barbeque Camp, dan Resto Banaran 9.

Di lokasi tersebut juga ada resort hotel, ballroom, layanan spa, Banaran Mart, serta outdoor area meliputi camping area, outbond area, dan jogging track. 

“PT Dyandra Promosindo pada 15 Februari 2021 telah menandatangani perjanjian kerja sama dengan PTPN IX untuk pengembangan kawasan Kampoeng Kopi Banaran,” kata Savira Nadia, Assistant Corporate Communications Manager PT Dyandra Media International, Tbk dalam keterangan tertulis, Selasa 1 Juni 2021.

Pengembangan Kampoeng Kopi Banaran adalah salah satu inisiasi strategis jangka pendek Dyandra di tahun 2020-2021. 

Langkah lain adalah melakukan ekpansi bisnis ke sektor kesehatan.

Menggunakan bendera PT Graha Multi Utama, Dyandra melakukan investasi di PT Stellar Medika Indonesia, yang bergerak di bidang impor, distribusi perlengkapan medis, serta penyedia layanan perawatan rumah untuk uji diagnostik.

Perusahaan juga melayani pengadaan peralatan untuk Rapid Antigen Test dan PCR (Polymerase Chain Reaction) Test. 

Stellar Medika juga menyediakan pengambilan sampel test Covid-19 dengan metode layanan home care dan juga menyediakan layanan PCR ­drive-thru.

Sementara itu, event unggulan Dyandra, Indonesia International Motor Show (IIMS), sukses dilaksanakan di tengah pandemi. IIMS Hybrid 2021 yang digelar 15-25 April 2021 menjadi event pertama yang berjalan di masa pandemik Covid-19. 

Hal ini merupakan peluang bagi Dyandra dalam mengaplikasikan transformasi bisnis melalui digitalisasi dengan menyelenggarakan event hibrida yang merupakan perpaduan antara pertemuan virtual dan fisik.

Di era new normal, unit-unit bisnis Dyandra berkomitmen untuk merubah tantangan menjadi peluang. Hal ini pula yang dilakukan PT Samudra Dyan Praga (supporting event business) yang melakukan diversifikasi bisnis ke bidang civil, mechanical & electrical (CME).

Kini, perusahaan tersebut melayani proyek infrastruktur telekomunikasi baik untuk kabel fiber optik maupun kabel udara. 

Pada rapat tersebut, Direksi memaparkan kinerja Dyandra sepanjang 2020 yang mencatat total pendapatan Rp 284,2 miliar. 

Apabila dibandingkan tahun sebelumnya, pendapatan Dyandra mengalami penurunan. Musababnya, pandemi Covid-19 menghantam seluruh sektor industri, termasuk industri meeting, incentive, convention, and exhibition (MICE).

Rapat yang dihelat di Hotel Santika Premiere Slipi, Jakarta, pada Senin 31 Mei 2021 itu juga menetapkan susunan Dewan Komisaris dan direksi perusahaan berkode saham DYAN itu.

Di jajaran Dewan Komisari, Lilik Oetomo menjabat sebagai Komisaris Utama, bersama Lo Stefanus sebagai Komisaris, dan Widi Krastawan sebagai Komisaris Independen.

Sedangkan Direktur Utama Dyandra kini dijabat oleh Daswar Marpaung (rangkap jabatan sebagai Direktur PT Nusa Dua Indonesia). Daswar Marpaung menggantikan G Maryamto Sunu. Sedangkan tiga direktur lainnya dipertahankan yakni Ery Erlangga, Hendra Noor Saleh, dan Riyanthi Handayani. (erh)

Bagikan