Kodam Diponegoro Kerahkan 450 Prajurit ke Kudus

 

Terkini.id, Kudus- Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Ganip Warsito menyatakan, pihaknya akan menerjunkan personel tambahan untuk membantu Pemkab Kudus dalam mengatasi kasus Covid-19 di Kota Kretek. Saat yang sama, Pemkab Kudus juga diminta lebih tegas dalam penegakkan protokol kesehatan. 

Hal itu disampaikan Kepala BNPB Ganip Warsito dalam rapat koordinasi di Command Center Diskominfo Kudus, Rabu 2 Juni 2021. Ganip juga mengatakan, para personel tambahan itu akan membantu pemantauan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro di Kudus. Melalui langkah tambahan tersebut, pemerintah pusat akan mengetahui bagaimana kondisi nyata di lapangan.

Baca Juga: Petinggi Diminta Melarang Semua Jenis Panggung Hiburan Selama Bulan Juni

“Kami menghargai dan mengapresiasi upaya Pemkab Kudus dalam menekan angka Covid-19. Oleh karena itu kami menerjunkan petugas untuk membantu Kudus agar angka Covid-19 bisa lebih melandai,” kata Ganip dalam keterangan tertulis Humas Pemprov Jateng.

Ganip juga meminta Pemkab Kudus lebih tegas dalam pendisiplinan protokol kesehatan. Apalagi, kebijakan tersebut diambil untuk kebaikan masyarakat. Ganip menegaskan, kedisiplinan masyarakat salah satu kunci untuk menurunkan angka Covid-19.

Baca Juga: Bupati Tegaskan Segala Ikhtiar Dilakukan untuk Tekan Kasus Covid-19

“Kami minta agar Pemkab Kudus tak ragu untuk tegas kepada masyarakat dalam mematuhi protokol kesehatan. Masyarakat juga harus terus memakai masker, cuci tangan pakai sabun, menjaga jarak, mengurangi mobilitas, dan menjauhi kerumunan,” kata Ganip.

Pemantauan penanganan pasien Covid-19 di rumah sakit rujukan juga akan dilakukan. BNPB akan membantu mengatur tata kelola di rumah sakit, sehingga pasien dengan kondisi ringan, sedang, dan berat dapat ditangani secara tepat. “Terkait penuhnya rumah sakit rujukan, nanti akan kita bantu tata kelolanya. Kami juga membawa tim untuk membantu dalam hal SDM,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Rudianto menyatakan pihaknya menerjunkan 450 personel ke Kudus untuk penegakan disiplin masyarakat dan pengetatan aktivitas guna mengurangi kerumunan. Rudianto berharap, Pemkab Kudus dapat mengedukasi masyarakat baik menggunakan media sosial maupun menyebar pamflet sampai ke desa-desa.

Baca Juga: Water Cannon Dikerahkan di Sekitar Masjid Agung Demak

“Kami menerjunkan personel untuk memaksimalkan PPKM Mikro dan mendisiplinkan penerapan protokol kesehatan di masyarakat,” kata jenderal bintang dua kelahiran Kudus itu.

Bupati Kudus HM Hartopo mengapresiasi bantuan dari BNPB dan Kodam IV/Diponegoro. Hartopo berharap bantuan-bantuan itu dapat memaksimalkan penerapan PPKM Mikro dan pelaksanaan Jogo Tonggo. “Kami mengapresiasi bantuan BNPB untuk menurunkan angka Covid-19. Dengan adanya bantuan ini, kami akan lebih maksimal dalam penanganan,” katanya.

Kabupaten Jepara yang terletak di sebelah barat Kudus juga mewaspadai lonjakan kasus Covid-19. Bupati Jepara Dian Kristiandi meminta jajarannya untuk bekerja maksimal dalam menanggulangi pandemi Covid-19. Menurunya, seusai libur Lebaran, mulai terlihat adanya lonjakan kasus aktif .

“Kita dalam jajaran satgas harus terus mempunyai semangat, jangan pernah kendor. Masyarakat masih membutuhkan kita semua,” ujar Dian Kristiandi pada rapat koordinasi penanganan Covid-19 di Gedung Shima, kompleks Kantor Bupati Jepara, Rabu 2 Juni 2021.

Selain mewaspadai klaster baru penyebaran Covid-19, jajaran Pemkab Jepara juga diminta mengawal upaya pemerintah dalam memulihkan perekonomian. “Para petinggi harus bisa menjaga gas dan remnya dengan melihat kondisi dan warga di wilayahnya,” katanya.

Bupati juga mengingatkan percepatan vaksinasi bagi lansia dilakukan diseluruh wilayah. Upaya lain adalah memaksimalkan terus Satgas Jogo Tonggo, dan PPKM Mikro dalam upaya mencegah dan memutus mata rantai penularan Covid-19.

Pada kesempatan yang sama, Wakapolres Jepara Kompol I Putu Bagus Krisna Purnama mengingatkan, sinergi antara camat, danramil, dan kapolsek dapat memperkuat upaya pencegahan penularan virus Corona.

Sementara, Dandim 0719/Jepara Letkol Arh Tri Yudhi Herlambang menekankan, pentingnya sanksi tegas bagi pelanggar protokol kesehatan. Menurutnya, masih ada warga yang tak mengenakan masker, dan tidak menjaga jarak saat beraktivitas di ruang publik.

“Seperti yang yang dilakukan, sanksi tegas tindakan disiplin harus terus ditingkatkan,” katanya. (erh)

Bagikan